Ekonomi & Bisnis

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Sumatera, Tak Ingin Ada yang Terlambat

liputanmasa.com – Presiden Prabowo Subianto di kabarkan tak lepas tangan dalam urusan pemulihan pascabencana di sejumlah titik di Sumatera. Meski tak selalu tampil di lapangan, laporan terus mengalir ke meja kerjanya. Rinci. Berkala. Dan itu bukan sekadar formalitas.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyebut Presiden memantau langsung segala perkembangan. Dari soal distribusi logistik, kesehatan warga, sampai progres perbaikan jalan rusak yang memutus akses antardesa. “Presiden ingin kecepatan, tapi juga presisi,” kata Teddy.

Yang jadi sorotan bukan cuma jangka pendek. Pemerintah juga mulai menyusun langkah pemulihan menengah—ekonomi warga, sekolah yang rusak, hingga pasar tradisional yang lumpuh. Karena setelah darurat, hidup tetap harus jalan.

Arahan dari Presiden jelas: jangan biarkan birokrasi menghambat bantuan. Menteri, kepala lembaga, pemda—semua di minta bergerak dalam satu napas. Ada evaluasi rutin, ada penyesuaian strategi kalau jalur lama tak lagi relevan.

Teddy bilang, ini bukan kerja sekali angkut. Pendampingan akan di lakukan hingga masyarakat bisa benar-benar berdiri lagi. Dan seperti biasa dalam pemulihan pascabencana, kuncinya ada pada tiga hal: prioritas yang jelas, kerja sama antarlembaga, dan kepekaan pada kebutuhan paling mendasar.

Singkatnya, Sumatera tak akan di biarkan pulih sendiri. Presiden—lewat tangannya dan tangga-tangga birokrasi di bawahnya—sedang memastikan itu.