Aceh Masih Padam, Empat Daerah Belum Dapat Listrik Normal
liputanmasa.com – Meski sebagian besar wilayah Aceh sudah mulai terang lagi, ternyata belum semuanya aman. Empat kabupaten masih harus bergiliran nyala-mati. Bahlil, Menteri ESDM, bilang itu gara-gara jalur distribusi listriknya masih bermasalah. Bukan soal dayanya.
Banda Aceh dan daerah sekitar sudah dapet 120 megawatt, katanya. Tapi Aceh Tamiang, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tengah masih belum stabil. Baru setengahnya hidup. PLN akhirnya pakai sistem giliran biar nggak jebol total.
Bukan karena pembangkitnya kurang kuat. Tapi banyak kabel dan jalur distribusi yang rusak pas banjir kemarin. Beberapa lokasi masih susah di jangkau, bahkan ada yang masih tergenang. Jalan rusak juga bikin tim teknis susah masuk.
“Beberapa daerah masih tergenang. Nggak semua jalan bisa di lewati. Jadi kita hati-hati. Nyalain listrik harus lihat keselamatan juga,” kata Bahlil waktu preskon di kantor ESDM hari Jumat kemarin.
Sebagian besar transmisi utama, kayak yang di jalur Bireuen ke Arun, katanya udah bisa jalan lagi. Tapi sambungan ke rumah-rumah warga belum semua tersambung. Butuh waktu.
PLN juga lagi pakai cara darurat buat perbaikan. Ada alat berat yang di modif jadi penyangga tiang listrik sementara. Tapi, lumpur tebal dan akses sempit jadi tantangan besar buat tim mereka.
“Masalahnya bukan cuma teknis. Medan berat juga pengaruh besar,” kata Dirut PLN, Darmawan Prasodjo.
